Bromo “Awas”, Warga Tengger Gelar Labuhan

ia9dtnryci1
Warga Bromo menggelar Labuh Sesaji (Arie Yoenianto/Koran SI)
PASURUAN - Jika warga lereng Merapi langsung diungsikan setelah gunung berstatus awas, tapi tidak demikian dengan Suku Tengger yang merupakan warga asli Gunung Bromo. Mereka tetap beraktifitas meski gunung “lautan pasir” ini mulai erupsi.

Saat aktifitas Gunung Bromo terus menggeliat dan mengeluarkan abu vulkanik, warga suku Tengger malah mendaki hingga ke bibir kawah. Sebelum mendaki, warga yang dipimpin ketua adat menggelar ritual dengan membacakan doa-doa untuk keselamatan.

Ratusan warga ini berkumpul di Pendopo Agung Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari. Warga Tengger yang terdiri dari anak-anak, laki-laki dan perempuan ini lantas berbondong-bondong menuju Pura yang berada di lautan pasir Gunung Bromo. Read more…

Ajaib, Dentuman Bromo Terhenti Seusai Ritual

Gunung Bromo (Foto: Arie Yoenianto/koran SI)
PASURUAN - Aneh tapi nyata. Suara gemuruh disertai dentuman dari Gunung Bromo yang berlangsung selama pagi hingga siang, tiba-tiba berhenti sesuai ribuan warga Suku Tengger menggelar ritual labuh sesaji di Watu Dukun, kawasan lautan pasir, Jumat (28/1/2011).

Ritual warga Brang Wetan (Probolinggo) dan Brang Kulon (Pasuruan) ini merupakan rangkaian dari ritual sebelumnya. Read more…

NAMA & MAKNA PAKAIAN SUKU TENGGER

Salah satu dari banyak kearifan lokal yang dimiliki oleh Suku Tengger adalah : cara mereka berpakaian sehari-hari. “SARUNG”,ya..I,sarung merupakan sesuatu yang barangkali hukumnya wajib bagi Suku Tengger untuk dipakai atau hanya sekedar dibawah beraktifitas.Sehingga orang awam kebanyakanpun dengan mudahnya mengenali,bahwa sesorang itu adalah warga Suku Tengger atau bukan.
Fungsi Sarung bagi Suku Tengger selain sebagai pengusir hawa dingin yang memang akrab dengan keseharian mereka.ada fungsi lain yang tidak kalah pentingnya,yaitu cara pemakaiannya tidak boleh sembarangan ,karena didalam tradisi Tengger terdapat makna atau arti didalam tatacara dan kegunaannya. Tidak kurang dari 7 (tujuh) cara bersarung yang mereka kenal. Masing- masing cara ini memiliki istilah dan kegunaan sendiri. Read more…

MENYONGSONG ISO 14000

tnbts-copy

“TENGGER PEOPLE” peringkat 86 INDONESIA

Satu lagi perstasi dari Wong Tengger,bahwa Website “TENGGER PEOPLE berada di peringkat 86 Indonesia dan peringkat 5483 Dunia.

Info ini dirilis : BIZ INFORAMTION pada tanggal 05 Januari 2010

bizinformation-logo

blog-d16do

D16do.blogdetik.com Perkiraan Nilai Rp 7.70 Miliar
Nilai Situs : Rp. 7.70 Miliar
Tilik Halaman Harian: 112,080
Pengunjung Harian: 56,760

Peringkat Di Seluruh Dunia: 5,483

Indonesia Peringkat: 86
Jenis situs: web Blog

graph
Jumlah halaman: 44
Tautan eksternal: 325
Tampilkan gambar situs web anda

Website ini se- nilai  Rp 7.70 Miliar

Catatan penilaian
 http://www.d16do.blogdetik.com

TENGGER PEOPLE / suku ten99er
Online sejak: Oktober 2008
Terkenal di negara: Indonesia
Nilai Metric

9.70

Pengenalan situs

0.38

Sosial Metrik

0.30

Copyright 2009
0.016093 s load.

SEJARAH LETUSAN GUNUNG BROMO

Bromo sedang aktif di awal abad ke-20.
2437963317_29a7866294_m

Selama abad ke-20, gunung yang terkenal sebagai tempat wisata itu meletus sebanyak tiga kali, dengan interval waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi 1974, sedangkan letusan terakhir terjadi pada 2004.
Read more…

TENGGER TEMPOE DOELOE

tosari-tempoe-doeloe-8Tengger itu “EKSOTIS”, ternyata bukan isapan jempol belaka,buktinya Belanda pada masanya juga telah merambah bumi tengger. ada Paviliun,Hotel,Herbatorium,serta membuka akses jalan.
Demikian juga Penanjakan dan Bromo tidak luput dari sasaran mereka.ini buktinya:selengkapnya lihat di Halaman Photo Tengger Tempoe doeloe
wp-image-328″ />

“TENGGER PEOPLE” URUTAN KE 1

Hong Ulun Basuki Langgeng

Sejak di bukanya blog “TENGGER PEOPLE” pada bulan Oktober 2008 yang lalu,kini usia “TENGGER PEOPLE ” sudah satu tahun dan yang paling membanggakan bahwa “TENGGER PEOPLE ” menempati peringkat pertama dari 41.300 hasil telusur pada mesin pencari Google ( Google search engine).dan hanya memerlukan waktu 0,23 detik dalam mencari “Tengger People”.
11-12-09_1512
Read more…

HERBAL ASLI TENGGER

BARU CINA

barucinaNama latin: Artemisia vulgaris L
Nama daerah: Beunghar kucicing; Jukut lokok mala; Suket gajahan; Goro-goro
Deskripsi tanaman: Tanaman semak menahun, tinggi 30-90 cm. Batang berkayu, bulat, bercabang, warna putih kotor. Daun tunggal, tersebar berbulu, panjang 8-12 cm, lebar 6-8 cm, pertulangan menyirip, permukaan atas hijau, permukaan bawah keputih-putihan. Bunga majemuk, bentuk malai di ketiak daun dan di ujung batang, kecil, warna cokelat
Habitat: Tumbuh liar pada ladang dan perkebunan pada daerah ketinggian 500-3000 m dpl
Bagian tanaman: Seluruh bagian tanaman
Kandungan kimia: Minyak atsiri; Zat pahit artemisin; Kuebrakit; Tauremisin; Sitosterina; Adenina; Tetrakosanol; Ferneol; Stigmasterina; Amirin; Tanin; Resin
Khasiat: Analgesik; Antelmintik; Diuretik; Spasmolitik; Hemostatik; Stomakik
Nama simplesia: Artemisiae Herba
Resep tradisional:
Nyeri haid:
Herba baru cina 2 g; Daun poko 3 g; Rimpang teki 3 g; Herba jung rahab 2 g; Air 110 ml, Dibuat infus, diseduh atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml; apabila dipipis diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir
Wasir:
Herba baru cina segar 2 g; Daun wungu segar 7 lembar; Herba patikan Cina segar 3 g; Daun duduk 3 g; Herba pegagan segar 1 genggam; Air 110 ml, Dibuat infus, dipipis atau pil, Infus, diminum 1 kali sehari di pagi hari 100 ml. Pipisan, diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Pil, diminum 3 kali sehari 9 pil
Rematik, Eksem:
Herba baru Cina segar 6 g; Rimpang kencur segar 7 g; Rimpang kunyit segar 7 g; Daun ketepeng 4 g; Daun kecubung 3 g; Air secukupnya, Dipipis hinga berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian yang sakit
Read more…

“GRANOLA KEMBANG” Kentang asli Tengger Tosari.

Hasil utak-atik ”tidak sengaja” seoarang petani Desa Ngadiwono bernama Ponadi.
kentang2

granola-kembang1Postingan ini barangkali agak kadaluarsa alis terlambat,tapi seperti pepatah mengatakan “lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali”. Kata pepatah itulah yang memberi semangat jari-jemari saya menari diatas keyboard sehingga wujudlah postingan ini.

Konon cerita ditemukannya bibit kentang Granola Kembang ini, di seputaran tahun 2000 tepatnya sejak diluncurkannya program pemurnian varietas lokal tahun 1998- 2004.
Seperti petani pada umumnya, Ponadi setiap harinya pergi ke kebun di temani oleh istri dan beberapa lare ( istilah Tenggernya adalah pembantu pekerjaan di kebun).pada hari itu, rencananya mereka akan ngobat (menyemprot tanaman agar tidak terkena hama) tanaman kentang varietas Granola ( biasanya eks Jerman / Belanda ) yang sudah berumur kurang lebih lima puluh hari. Ditengah –tengah kesibukannya ngobat tersebut Ponadi di kejutkan oleh pemandangan yang tidak lazim yaitu beberapa tanaman kentang tersebut mengeluarkan bunga putih.Setelah diamati dan diteliti petani Ponadi mengambil beberapa ranting pohon cemara yang ada di sekeliling kebunnya untuk di jadikan ajir sebagai tanda di beberapa tanaman kentang yang berbunga tadi.
Read more…

UPACARA BAWAHAN 1971 Caka/2009 M

UPACARA PENUTUPAN HARI RAYA KARO 1971 CAKA / 2009 M

Setelah mengadakan serangkaian acara, yang diawali dengan Upacara Adat Pembukaan Hari Raya Karo yang diselenggarakan Senin - Selasa (02-03/11), kemudian dilanjutkan dengan Upacara Santi serta Dederek ditiap-tiap rumah dan diakhiri dengan Upacara Nelasih ( berziarah kemakam lelehur), maka rangkaian acara Hari Raya Karo tahun 2009 telah selesai dan akan ditutup dengan Upacara Bawahan ( penutupan). Masyarakat Suku Tengger akan melaksanakan Upacara Bawahan sebagai penutup seluruh rangkaian acara Ritual Adat Karo.

Kalau pada Upacara Adat pembukaan Hari Raya Karo di buka di Desa Tosari maka penutupannya dilakukan oleh masing-masing Desa diseluruh wilayah Tengger Brang Kulon (Desa Ngadiwono, Podokoyo, Sedaeng, Mororejo, Kandangan, Baledono, dan Wonokitri).

Adapun Upacara Bawahan tersebut akan diselenggarakan Jum’at (20-21/11) bertempat di Pendopo Agung serta Balai Desa Wonokitri. Pada Upacar Bawahan ini selain diadakan acara ritual juga ditampilkan Tari Ujung ( Ujung-ujungan).
11
2

Foto – foto rangkaian acara pada Upacara Adat Hari Raya Karo 2009.

Read more…

Cara Menyelamatkan Diri dari Gempa

TEORI SEGITIGA KEHIDUPAN

Secara sederhana, saat bangunan runtuh, langit-langit akan runtuh menimpa benda atau furniture sehingga menghancurkan benda-benda ini, menyisakan ruangan kosong di sebelahnya.
Ruangan kosong ini lah yang saya sebut “segitiga kehidupan”.
Semakin besar bendanya, maka semakin kuat benda tersebut dan semakin kecil kemungkinannya untuk remuk.
Semakin sedikit remuk, semakin besar ruang kosongnya, semakin besar kemungkinan untuk orang yang menggunakannya untuk selamat dari luka-luka.

AMATI
Suatu saat anda melihat bangunan runtuh di televisi, hitunglah “segitiga kehidupan” yang anda temui.
Segitiga ini ada di mana-mana dan merupakan bentuk yang umum. Read more…

PERANGKO TENGGER

prangko-tengger-3Satu lagi bukti bahwa ” TENGGER ” bukan saja sebagai asetnya wong Tengger,juga bukan miliknya wong Jawa Timur saja. Bahwa perhatian Pemerintah Indonesia terhadap aset suku dan Budaya sangat besar.
prangko-tengger-1
Read more…

UPACARA YADNYA KASADA 2009

Upacara Yadnya Kasada tahun 2009 ini bertepatan dengan bulan Ramadhan,yaitu hari sabtu - minggu tanggal 5-6 september 2009 atau tanggal 14 dan 15 bulan Asuji / Kasada / bulan ke 12 pada kalender tahun Saka dimana sinar bulan terlihat penuh ( Purnama).
Read more…

SUKU TENGGER LAKSANAKAN UPACARA HUT RI DI LAUTAN PASIR BROMO

proklamasi

SELAMAT HUT KEMERDEKAAN RI KE 64 TAHUN
upacara-3

upacara-2

upacara-1
SEMOGA BANGSA INDONESIA SEMAKIN JAYA,DIBAWAH PEMIMPIN- PEMIMPIN YANG LEBIH PERDULI KEPADA RAKYAT.

DAN SEMOGA TUHAN YME SELALU MELINDUNGI BANGSA INDONESIA DARI SEMUA BENCANA, TEROR BOM, KEMISKINAN SERTA RUSAKNYA MORAL BANGSA.AMIN……. Read more…